Mengenal Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara Elektronik

 

 

khtiar memaksimalkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) telah dilaksanakan oleh pemerintah dengan merealisasikan proses PBJ secara elektronik yaitu dengan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). SPSE merupakan software yang dikembangkan dan dikelola oleh LKPP guna dapat dipakai oleh Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah di semua wilayah Indonesia (LKPP, 2018)

Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 mengenai Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Perpres No.16/2018) menjadi landasan utama penyelenggaraan SPSE, dengan tetap menyimak rambu-rambu dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik. (Baca pun Ada apa dengan PBJ Pemerintah?)

E-Marketplace

Perpres No.16/2018 menilai bahwa SPSE bakal memanfaatkan e-marketplace yang meluangkan infrastruktur teknis dan layanan sokongan transaksi untuk Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah dan Penyedia. Adapun aneka e-marketplace ini terdiri atas Katalog Elektronik (e-catalogue), Toko Daring dan Pemilihan Penyedia salah satunya dengan E-Purchasing.

Katalog Elektronik

Katalog elektronik atau e-catalogue adalahsistem katalog yang terdapat untuk pembelian barang/ kegiatan konstruksi/ jasa lainnya secara elektronik. Katalog elektronik memuat informasi berupa daftar, jenis, spesifikasi teknis, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), produk dalam negeri, produk SNI, produk industri hijau, negara asal, harga, Penyedia dan informasi lainnya yang sehubungan dengan barang atau jasa.

Perpres No.16/2018 menilai bahwa katalog elektronik ini bisa berupa Katalog Elektronik Nasional, Katalog Elektronik Sektoral dan Katalog Elektronik Lokal. Katalog Elektronik Nasional dikelola oleh LKPP, sementara Katalog Elektronik Sektoral dikelola oleh Kementerian/Lembaga dan Katalog Elektronik Lokal dikelola oleh Pemerintah Daerah. Adapun pemilihan produk katalog elektronik ini dapat dilaksanakan dengan cara tender maupun cara negosiasi.

Toko Daring

Toko Daring atau di masyarakat lebih dikenal dengan istilah Online Shop adalahperdagangan barang/jasa melewati sistem dimana penjaja dan pembeli dapat mengerjakan transaksi secara real time. Prosedur PBJ melewati Toko Daring ini merealisasikan proses bisnis yang sudah mapan dan mengekor tren bisnis e-commerce dunia maupun bisnis e-commerce di Indonesia (LKPP).

E-Purchasing

E-Purchasing adalahsalah satu cara pemilihan Penyedia Barang/Jasa Konstruksi/Jasa Lainnya yang dilakukan untuk barang/pekerjaan konstruksi atau jasa lainnya yang telah tercantum dalam katalog elektronik.

Penetuan pemenang pemilihan Penyedia dengan cara E-purchasing guna paket pengadaan dengan nilai pagu perkiraan paling tidak banyak diatas Rp.100 miliar ditentukan oleh Pengguna Anggaran (PA). Bagi nilai pagu perkiraan paling tidak banyak diatas Rp.200 juta, E-purchasing dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Adapun guna pengadaan dengan nilai pagu perkiraan maksimal Rp 200 Juta, maka E-purchasing dilakukan oleh Pejabat Pengadaan. (Baca juga: Mengenal Pihak-Pihak dalam PBJ Pemerintah)

 

PBJ secara elektronik yang mengekor perkembangan teknologi dan informasi dengan software SPSE adalahsuatu peradaban dan diinginkan dapat mengurangi kesalahan-kesalahan maupun praktik-praktik penyelewengan yang sekitar ini terjadi dalam proses PBJ baik di Kementerian, Lembaga maupun Pemda.

 

Leave a Comment